Pink's Review

~ a book blog by ima ~

[#66 Book Review] Insecure

Tinggalkan komentar

insecureJudul : Insecure

Penulis : Seplia

Penyunting : Midya N. Santi

Proofreader : Ayu Yudha

ISBN : 9786020327662

Tahun Terbit : Mei 2016

Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Halaman : 240


Sinopsis :
– Zee –
Jangan menatap luka dan memar di tubuhku.
Jangan berani bertanya apa yang terjadi.
Menjauh saja dariku.
Hanya dengan begitu, aku merasa aman.

– Sam –
Meski orang lain menganggap otak gue nggak guna, setidaknya tubuh gue selalu siap menjadi tameng untuk melindungi orang-orang yang gue sayang.
Buat gue, itu lebih dari sekadar berguna!

Zee Rasyid dan Sam Alqori satu bangku di tahun terakhir SMA mereka. Sikap Zee yang tertutup perlahan melunak dengan kehangatan yang ditawarkan Sam.

Apalagi ketika Zee melihat kondisi keluarga Sam yang sederhana, berbeda jauh dari kehidupannya dengan sang mama.

Pelan-pelan kedekatan Zee dan Sam membuat kepribadian masing-masing berubah. Hidup yang mereka jalani tak lagi terasa aman.


Review :

Aku tidak boleh meninggalkan mamaku, apa pun yng terjadi. Kami hanya punya satu sama lain. (hal. 163)

Hari itu Sam Alqori lagi-lagi terlambat. Sudah terlambat, ia pun membuat keributan dengan membacakan Undang-Undang Dasar. Zee Rasyid dan teman-teman sekelasnya sudah biasa akan hal itu, tapi kelas mereka sedang kedatangan tamu dari KPAI. Sam dengan wajah tanpa dosa tetap melangkah ke bangkunya, tepat di samping Zee.

Di saat tamu dari KPAI tersebut berbicara di depan kelas, Sam melihat ada luka lebam di leher Zee. Sam bertanya tapi Zee tidak mau membicarakan hal itu. Sam tahu alasan yang digunakan Zee terlalu konyol untuk luka-luka di tubuhnya. Namun, Zee terlalu tertutup akan masalah itu.

Di tahun terakhirnya di SMA, Zee dipindahkan ke kelas Sam yang terkenal sangat ribut agar bisa bersosialisasi. Sam mau duduk semeja dengan Zee agar bisa menyontek dan tidur dengan tenang. Dibalik sifat pendiamnya, Zee menyimpan rahasia. Dibalik sifat usilnya, Sam juga menyimpan rahasia.

Karena mereka berdua adalah korban kekerasan dalam keluarganya.

Kenapa Mama selalu menangis setelah menyiksaku? (hal. 33)

^*^*^*^*^*^*^*^*^*^

Ini buku kedua karya Seplia yang aku baca. Sama seperti buku sebelumnya, kisah yang diangkat di novel ini juga berbau psikologis. Cerita remaja yang menyentuh hati.

“Setiap orang kan berhak punya cita-cita. Setiap orang punya cara masing-masing untuk mewujudkannya. …” (hal. 18)

Sam dan Zee sama-sama korban KDRT. Sudah dari lama pula mereka mengalami hal itu. Sam tidak bisa melaporkan pelakunya karena tertahan oleh sang Ibu. Zee tidak bisa melaporkan mamanya karena dia masih sangat menyayangi sang Mama.

Aku tahu kalau dari sudut pandang Zee dia memang lelah menjadi pelampiasan marah sang Mama, tapi dia juga tidak bisa melaporkan mamanya. Aku suka tindakan yang diambil Zee pada akhirnya. Dia tidak pernah meninggalkan mamanya.

Untuk karakter favorit, aku menjatuhkan pilihan kepada Sam. Hubungan Sam dan Vini benar-benar membuatku senyum-senyum terus. Apalagi kalau mereka sedang bertengkar. Jadinya malah lucu dan ngegemesin, haha. Dan cara Sam memperjuangkan mimpinya benar-benar membuatku terharu. Pokoknya Sam benar-benar favorit banget deh. Bukan untuk dijadikan book-boyfriend. Aku menginginkannya sebagai teman dengan sikap dan sifat seperti karakter Sam. Dia sangat peduli pada orang yang sayang baik kepadanya.

Pertemanan akan terbentuk dengan sendirinya jika kita saling membutuhkan dan melindungi. (hal. 235)

Kalau kalian berniat mencari cerita remaja yang mempunyai makna, bisa dicoba untuk baca buku ini.

rateinse

Iklan

Your Opini?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s