Pink's Review

~ a book blog by ima ~

[#61 Book Review] Holy Mother

Tinggalkan komentar

hmJudul : Holy Mother

Penulis : Akiyoshi Rikako

Penerjemah : Andry Setiawan

Penyunting : Arumdyah Tyasayu

Proofreader : Titish A.K.

ISBN : 9786027742963

Tahun Terbit : Oktober 2016

Penerbit : Haru

Halaman : 284


Sinopsis :
Terjadi pembunuhan mengerikan terhadap seorang anak laki-laki di kota tempat Honami tinggal. Korban bahkan diperkosa setelah dibunuh.

Berita itu membuat Honami mengkhawatirkan keselamatan putri satu-satunya yang dia miliki. Pihak kepolisian bahkan tidak bisa dia percayai.

Apa yang akan dia lakukan untuk melindungi putri tunggalnya itu?


Review :

Seorang ibu yang melindungi anaknya akan mengerahkan seluruh kekuatannya. (hal. 18)

Oke, aku tidak akan menulis resensi seperti biasanya, aku tidak akan membuat ringkasan ceritanya. Karena nanti malah jadi spoiler.

Satu kalimat setelah aku berhasil menutup buku ini, TWISTNYA SAMA SEKALI TIDAK TERDUGA!! Gila, aku rasa pengin maki-maki seseorang, haha. Dan, karena kejutan itu pulalah, aku terlambat menulis resensi lengkapnya, huft.

Buku ini memakai dua sudut pandang, dari Honami dan Makoto namun memakai POV orang ketiga. Aku enggak bisa memikirkan apa-apa, yang tersisa hanyalah tanda tanya besar di otakku. Kok bisa, sih? Aku sampai jadi bete sendiri.

Jika sebelum kelahiran anak itu dalam kuasa Tuhan maka sesudah lahir, anak itu ada dalam kuasa sang ibu. Kalau setelah ini dia bisa melahirkan anak, Honami bertekad dia akan melindungi anaknya dengan seluruh jiwa dan raganya. Apa pun yang terjadi, dia akan terus melindungi anaknya sampai tetes darah penghabisan. (hal. 148)

Aku bisa menebak pelakunya siapa, hanya saja aku nggak bisa nebak apa yang akan terjadi di endingnya. Akiyoshi-sensei berhasil mengelabuiku. Dari ketiga bukunya yang sudah terbit–Girls in The Dark dan The Dead Returns–buku inilah yang berhasil mengobrak-abrik perasaanku. Ehm, sebenarnya sih semua buku beliau memang mempunyai twist yang tak terduga, tapi Holy Mother benar-benar keren eksekusinya.

Sudah, aku nggak mau bilang apa-apa lagi. Kalau kalian mau tahu apa twistnya mending beli dan baca bukunya. Lalu kita akan sama-sama terkejut dengan endingnya. Selamat membaca!

Menyebalkan. Bagaimana dia bisa menyatakan suka, padahal bicara sekali pun belum pernah? Dasar bodoh. (hal. 38)

hmrate

Iklan

Your Opini?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s