Pink's Review

~ a book blog by ima ~

[#BBIShareTheLove] Mengenal Sosok Dibalik Proyek Baca Buku Perpustakaan

2 Komentar

bbi-share-the-love

Postingan terkait BBI Share The Love 2017 kembali hadir. Dan untuk itu, aku mewawancara Kak Ira terkait apapun mengenai buku. Kalian juga pasti mau lebih mengenal sosok dibalik Proyek Baca Buku Perpustakaan, kan? Yuk, intip hasil wawancarku dengan Kak Ira!


Hai..hai..hai, perkenalkaaan, nama saya Ira Mustika, pemilik blog buku Ira Book Lover 😊.

Saya tinggal di Kalimantan Selatan, tepatnya di kota Amuntai, yang jaraknya kurang lebih 5 jam perjalanan darat dari kota Banjarmasin. “Wah, kampungku juga di Kal-Sel, tapi di Martapuranya, hehe. Kak Ira tinggalnya jauh juga, ya :D”.

Kesibukan saya saat ini adalah sedang amat sangat sibuk, *eh*. Gara-garanya kami sejak akhir tahun lalu kekurangan 1 orang staf akibat proses mutasi, so, beban kerja yang seharusnya dilakukan oleh 2 orang jadi numpuk ke 1 orang saja, dan orang yang ketiban tumpukan pekerjaan itu adalah saya, *nangis*, *jadicurcol*.

Jadi karena itulah kenapa akhir-akhir ini ssaya jarang update blog. Kalau baca sih teteup, tapi jarang direview dan jumlah buku yang saya baca jauh berkurang daripada bulan-bulan sebelumnya.

Oh ya, saya sudah resmi bekerja sebagai PNS (bukan CPNS lagi)dengan jabatan Pranata Komputerdi Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatian Kabupaten Hulu Sungai Utara (baru dapat SK-nya kemarin 😁).

Oke, segitu aja ya kenalannya, wkwkwk.

Sekarang saatnya menjawab pertanyaan dari Ima.

Q: Ceritakan dong, Kak, bagaimana awalnya Kak Ira suka baca buku dan akhirnya jadi suka ngoleksi buku juga!
Saya awalnya suka baca gara-gara majalah Bobo. Rajin dibeliin sama ayah. Ditambah juga nenek dan tante yang hobi bawain buku-buku perpustakaan dari tempat kerja mereka. Akhirnya jadi suka banget baca buku, dan mulai mengoleksi sejak SD.
Q: Mungkin pertanyaan ini agak sedikit pribadi, tapi aku penasaran. Pastinya orang tua Kak Ira tahu kan kalau Kakak suka beli buku, nah, respon mereka bagaimana? Mendukung kah, atau sempet melarang lalu tiba-tiba jadi bersikap biasa saja asal anaknya enggak melakukan yang aneh-aneh?
Awalnya mendukung banget. Mereka bahkan bangga sekali. Cerita ke tetangga-tetangga kalau anak mereka hobi banget baca buku. Saking hobinya katanya, kecuali saya tertidur baru buku-buku itu lepas dari tangan, wkwkwk. #lebayturunan
 
Tapi sekarang tidak lagi. Sejak saya kuliah di kota Banjarbaru (sekitar 30 km dari kota Banjarmasin), untuk pertama kalinya, saya bisa mendapatkan buku dengan mudah karena ada toko buku besar di sana. Jadi kalaplah saya, haha. Puncaknya waktu saya kepake uang beasiswa buat beli novel. Ayah jadi marah besar. Sejak itu saya terpaksa nge-rem beli buku, atau beli buku secara sembunyi-sembunyi, atau nunggu diskonan baru bisa beli.
Untunglah sekarang saya sudah balik lagi ke kampung halaman, yang tidak ada toko bukunya. Kalau mau beli online juga harus mikir dua kali gara-gara ongkir. Apalagi sekarang sudah punya gaji sendiri, jadi rada ketar-ketir gimana gitu kalau kebanyakan beli buku. Jadi sekarang sudah tidak kalap-kalap amat lagi, walaupun kadang-kadang masih bisa kumat juga 😗
Q: Coba tolong fotoin koleksi Kak Ira, dong. Sudah punya berapa buku yang di koleksi, Kak?
Okeh, ini foto pake foto lama saja ya, hehe. Koleksi saya ga banyak nambah kok. Fotonya cuma sepertiga, duapertiganya belum tertata, jadi malu buat dipamerin, #eeeeh.
 
koleksi_irabooklover
Errrrrr, ada berapa ya? hahaha. Saya sudah lama tidak menghitung lagi berapa jumlah buku yang saya punya. Pegel 😂 
Q: Kak, apa sih menariknya buku genre fantasi menurut Kakak?
Salah satu alasan saya suka baca buku adalah untuk rehat sejenak dari dunia nyata *apacoba*. Jadi buku-buku genre fantasi lah yang menurut saya paling cocok untuk tujuan itu. Biasanya kan cerita fantasi terjadi nun jauh di mana gitu. Terus makhluk-makhluknya juga unik dan ajaib. Masalahnya besar, sudah mencakup hancur tidaknya dunia, dsb. Jadi dengan membaca buku fantasi, saya merasa bisa benar-benar keluar dari dunia sehari-hari dan memasuki dunia yang sama sekali baru, *lebayturunanpart2*.
Q: Setelah jadi blogger buku, apa ada yang berubah dalam kehidupan membaca Kak Ira? Semacam, tiba-tiba jadi suka nimbun, gitu, hehe?
Oh tidak juga, percayalah, penyakit nimbun itu sudah ada sejak sebelum saya jadi blogger buku, haha.
 
Yang berubah adalah saya sekarang jadi pilah-pilih kalau mau baca buku, padahal dulu tidak. Dulu kalau saya pengen baca, ya sudah baca aja.
 
Sebelum jadi blogger, saya tidak pernah merekam bagaimana pendapat saya terhadap sebuah buku. Jadi dulu menurut saya semua buku yang saya baca itu bagus semua. 
 
Setelah ada rekam jejaknya (yaelah rekam jejak), saya baru sadar kalau tidak semua buku ditulis dengan bagus. Tidak semua orang juga suka dengan buku yang saya suka. Ada juga yang menyukai buku yang tidak saya suka, *ya iyalah ya, haha, kemana aja sih saya, wkwkwk*.
Gara-gara jadi blogger buku pula saya baru menyadari kalau koleksi saya didominasi oleh genre fantasi. 
Q: Kak Ira kan punya proyek baca buku perpustakaan, nah bagaimana awalnya ide itu bisa muncul?
Idenya muncul saat saya diterima sebagai CPNS di kampung halaman saya sendiri. Waktu itu saya masih berdomisili di Kota Banjarbaru sehabis lulus kuliah. Nah selama kuliah, perpustakaan daerah Kota Banjarbaru sudah menjadi reading nook harian saya. Ngadem banget di sana. Ruangan indoor sama outdoornya keren dan benar-benar tenang walaupun pengunjungnya banyak. 
Jadi waktu itu rasanya sedih sekali, karena kalau saya balik ke kota Amuntai, saya bakalan ga bisa berkunjung ke sana setiap hari lagi. 
 
Jadi dari sanalah idenya muncul. Dulu waktu pertama kali diadakan, proyeknya bernama Proyek Cinta Perpustakaan saking cintanya saya sama perpustakaan itu 😂 “Wah, aku yang tinggal di kota besar aja belum pernah ke perpustakaan daerah. Perpus sekolah sih pernah, tapi yah isinya buku teks semua. Yang menyedihkan, aku bahkan enggak tahu lokasi perpusda-nya dimana, huhu”
Q: Kakak punya mimpi yang berhubungan dengan buku? Kalau ada, apa?
Adaaa. Tapi mimpinya klise aj sih, haha. Saya pengen punya perpustakaan pribadi seperti yang ada di kartun Beauty and The Beast, *eh*. Terus saya juga pengen punya toko buku sendiri (yang gede) untuk kota kecil saya yang jauh dari mana-mana ini 😗“Benar-benar sama, atau mungkin ini keinginan semua pecinta buku, ya? Hahaha… Semoga keinginan mulia ini bisa terealisasikan, ya!”
Q: Terakhir, Kak, pesan, saran, atau apapun itu untuk minat baca masyarakat Indonesia!
Eh, saya tidak pandai mah soal kasih pesan, saran atau apapun itu 😂 
Jadi ini saja ya, saya cuma pengen bilang, “jatuh cintalah dengan buku! 😉”, sudah itu saja, haha, *kenakeplak*.
Nah, gimana? Tuntas sudah kah rasa penasaran kalian? Kalau belum kalian bisa menghubungi Kak Ira di blognya, ya!!
Oh iya, kalian pasti penasaran buku fantasi favorit Kak Ira, kan? Tungguin di postingan selanjutnya, ya!!
Iklan

2 thoughts on “[#BBIShareTheLove] Mengenal Sosok Dibalik Proyek Baca Buku Perpustakaan

  1. Jaah, Ima urang Banjar jua kah sakalinya, Martapuranya di mana? *masihbisabahasabanjarkanya?*, wkwkwk

    Hayuk berkunjung ke perpustakaan daerah, sekalian ikut Proyek Baca Buku Perpustakaan, *teteppromosi* XD

    Amiin, amin, semoga kita bisa punya perpustakaan dan toko buku kece 😉

    Suka

    • Aku cuma punya darah martapura, lahir mah di Jakarta 😀 Jadi ya gitu, ngerti ngerti dikit bahasanya, hehe… Aamiin, semoga dalam waktu dekat kesampaian ke perpus deh ;))

      Suka

Your Opini?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s