Pink's Review

~ a book blog by ima ~

[#54 Book Review] Little Bit Of Muffin

Tinggalkan komentar

33822135

Judul : Little Bit of Muffin

Penulis : Aiu Ahra

Penyunting : Ikhdah Henny

ISBN : 9786022911227

Tahun Terbit : November 2016

Penerbit : Bentang

Halaman : 284


Sinopsis :
Sugar Bakery, harum kue yang baru matang, pekatnya cokelat, gurihnya krim keju, semua mengingatkan Kesha akan Evan, partner chef yang ia cintai. Pria yang kini pergi jauh, mewujudkan mimpinya studi ke luar negeri. Pria yang bahkan tidak sempat mendengarkan isi hati Kesha yang tersembunyi. Pria yang kemudian membuat Kesha mengambil keputusan, meninggalkan dunia pastry. Mau Kesha hanya satu, melupakan segala tentang Evan di dapur Sugar Bakery.
Namun, keadaan gawat di Sugar Bakery membuat Kesha terpaksa menarik keputusannya. Ia kembali ke Sugar Bakery dengan seabrek tantangan baru, menyelamatkan bisnis keluarga yang telah dirintis mendiang ayahnya itu. Sekali lagi, Kesha menjejakkan kaki di dapur dengan semua kenangan Evan yang tertinggal. Berbaur kembali dengan resep-resep kue, staf dapur, dan Gathan, partner chef-nya yang baru.
Tak mudah bagi Kesha menguasai dapur, sementara hatinya masih kalut. Terlebih lagi Gathan bukanlah sosok yang menyenangkan. Kehadiran pria itu sering kali membuatnya jengkel oleh sifat dinginnya. Namun, muffin yang dipanggang pria itu kemudian menghadirkan rasa hangat di hatinya. Mungkinkah cinta dapat terlahir kembali? Lewat gigitan kecil pada muffin yang ia nikmati bersama pria yang juga memendam masa lalu itu?

Review :

“Karena satu-satunya yang bisa dilakuin orang patah hati cuma melupakan. Jadi, lupakanlah.” (hal. 95)

Kepergian Evan membuat Kesha menjalani hari-harinya dengan murung. Evan yang merupakan pastry chef di Sugar Bakery, toko kue keluarganya, pergi ke Italia. Kesha yang menyukai sosok Evan pun begitu merasakan sakit hingga ia malas untuk kembali ke Sugar Bakery. Kembali menekuni bahan-bahan kue dan kembali merasakan aroma kue. Semua itu hanya akan mengingatkannya akan sosok Evan.

“Setia ke cowok yang nggak suka sama kita itu, kan, sama aja bodoh.” (hal. 27)

Melihat putrinya yang seperti kehilangan arah, Nada melakukan apa pun agar Kesha mau kembali menjejakkan kakinya ke Sugar Bakery. Untunglah, Sugar Bakery menerima pesanan yang membutuhkan campur tangan Kesha. Mau tak mau gadis itu pun kembali ke dapur Sugar Bakery.

Suatu hari, tanpa persetujuan Kesha, Nada mendapatkan pastry chef baru, Gathan. Kesha merasa sebal akan keputusan mamanya, apalagi Kesha juga sudah merasakan aura-aura tidak bersahabat pada diri Gathan.

Dengan kehadiran Gathan, membangkitkan kembali semua kenangan akan Evan. Apalagi ditambah dengan bau harum muffin yang baru matang. Ingatan akan Evan semakin menguasai dirinya.

“Menyadari kalau seseorang dari hidup kita tiba-tiba hilang, barulah kita sadar kalau dia itu sangat berarti. Iya, kan?” (hal. 250)

 

Mampukah Kesha kembali bekerja di Sugar Bakery dengan segala kenangan tentang Evan? Bagaimanakah akhir dari hubungan Kesha dan Gathan?

^*^*^*^*^*^*^*^*^*^

Sebelumnya, aku mau mengucapkan terimakasih untuk penulis, Kak Aiu Ahra, dan Kak Atria karena sudah memilihku untuk ikut dalam event baca bareng di instagram. Terimakasih!

Untuk yang mengikuti kegiatan baca bareng di instagram Pink’s Review, pasti tahu kalau selama seminggu kemarin aku sudah membahas buku ini. Jadi, untuk yang mau tahu bagaimana ceritanya bisa ke instagramku, ya. Karena di resensi ini aku hanya akan menuliskan bagaimana kesanku saat membaca buku ini.

Little Bit Of Muffin merupakan buku terakhir dari seri Yummy Lit terbitan Bentang, tetapi ini buku pertama dari seri itu yang kubaca. Kalau dari yang kulihat, cover-cover seri Yummy Lit ini main di warna, ya. Dan untuk buku ini sampulnya dominan warna biru atau hijau atau percampuran dua warna itu, aku bingung haha.

“Bahagia nggak datang dengan sendirinya, terkadang kita juga harus berusaha nemuin kebahagiaan itu sendiri.” (hal. 160)

Ceritanya berkisah tentang Kesha dan Gathan yang sedang ingin move on. Tapi ternyata keinginan mereka untuk melupakan masa lalu tidak berjalan mulus. Ada saja gangguannya.

Aku menyukai interaksi Kesha dengan Gathan. Gathan yang katanya sulit dekat dengan perempuan bisa luluh juga dengan Kesha. Gathan yang kaku bisa jadi romantis untuk Kesha. Ahh, aku mau punya cowok kayak Gathan.

Untuk karakter yang aku sukai, adalah Evan. Hahaha, kenapa cowok yang buat Kesha muram malah jadi favorit aku, ya? Mungkin karena dari awal sikap dia ke Kesha konsisten. Evan hanya menganggap Kesha adiknya saja, dan setelah setahun pun tidak ada yang berubah. Bukan itu saja, sikap dia ke Kesha juga terasa manis, dan siapa sih yang nggak baper kalau diperhatiin kayak begitu? Tapi aku nggak menyalahkan Evan.

Karakter yang membuatku kesal adalah Lidya. Haduh, iya sih demi mimpi, tapi yaa dia kayak kacang lupa sama kulitnya, deh. Udah gitu, tahu-tahu dia ngomong hal yang bikin sebal ke Kesha. Lidya bukan karakter antagonis seperti di sinetron sih, dia ada sisi baiknya juga. Tapi tetap saja, apa yang dia lakuin ke Gathan dan Kesha bikin sebal.

“Kue itu bukan soal bisa bikin atau nggak, melainkan soal rasa. Nama kue boleh sama, tapi rasa, nggak semuanya sama, kan? Dan, setiap orang punya resep dan cara yang berbeda. Itu yang harus dicari tahu.” (hal. 80)

Kak Aiu Ahra menggambarkan dunia kuliner dengan pas. Ada nama-nama kue yang belum pernah kudengar. Ada juga istilah-istilah di dunia perkulineran. Tapi yang bikin unik adalah filosofi-filosofi tentang cinta yang dikaitkan dengan dunia kuliner. Dapat aja gitu quotesnya.

Dengan membaca Little Bit of Muffin membuatku ingin mencicipi karya lain dalam seri Yummy Lit, nih. Semoga ada ‘kesempatan’ untuk melengkapi serinya.

Favorite Scene :

Kalimat Gathan di halaman 224 itu nancep banget di hati aku. Nih, aku kasih sedikit ya, “Mungkin aja alasan kenapa kamu nggak bisa ngelupain Evan karena kamu belum ngasih tahu perasaan kamu itu sama dia.” Itu dia! Bisa jadi sih, soalnya mungkin masih ada beban yang belum tersalurkan.

lbomrate

Iklan

Your Opini?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s