Pink's Review

~ a book blog by ima ~

[#39 Book Review] Happily Ever After [Secret Santa 2015] Tebak Santa

4 Komentar

happily-ever-after_cover

Judul : Happily Ever After

Penulis : Winna Efendi

Penyunting : Jia Effendie

Proofreader : Widyawati Oktavia

ISBN : 9789797807703

Tahun Terbit : Desember 2014

Penerbit : Gagas Media

Halaman : 356

Sinopsis :
Tak ada yang kekal di dunia ini.
Namun, perempuan itu percaya, kenangannya, akan tetap hidup dan ia akan terus melangkah ke depan dengan berani.
Ini adalah kisah tentang orang favoritku di dunia.
Dia yang penuh tawa. Dia yang tangannya sekasar serat kayu, tetapi memiliki sentuhan sehangat sinar matahari. Dia yang merupakan perpaduan aroma sengatan matahari dan embun pagi. Dia yang mengenalkanku pada dongeng-dongeng sebelum tidur setiap malam. Dia yang akhirnya membuatku tersadar, tidak semua dongeng berakhir bahagia.
Ini juga kisah aku dengan anak lelaki yang bermain tetris di bawah ranjang. Dia yang ke mana-mana membawa kamera polaroid, menangkap tawa di antara kesedihan yang muram. Dia yang terpaksa melepaskan mimpinya, tetapi masih berani untuk memiliki harapan…
Keduanya menyadarkanku bahwa hidup adalah sebuah hak yang istimewa. Bahwa kita perlu menjalaninya sebaik mungkin meski harapan hampir padam.
Tidak semua dongeng berakhir bahagia. Namun, barangkali kita memang harus cukup berani memilih; bagaimana akhir yang kita inginkan. Dan, percaya bahwa akhir bahagia memang ada meskipun tidak seperti yang kita duga.

Review :

“Nggak semua dongeng punya akhir yang bahagia. Tapi,bukan berarti cerita itu nggak bagus, atau karakter-karakternya nggak pernah bahagia. Kadang, sebuah cerita yang bagus punya akhir yang sedih.” (hal. 275)

Banyak yang bilang, kalau anak perempuan lebih dekat dengan ayahnya. Begitu pula dengan Lulu. Ia mempunyai ayah yang hebat. Ayahnya adalah seorang tukang kayu, dan juga pendongeng. Bagi Lulu, dongeng-dongeng yang sudah ia baca ratusan kali tidak akan pernah membosankan, apalagi kalau dibacakan oleh Ayahnya.

Tapi musibah itu datang. Ayahnya divonis mengidap penyak yang cukup parah. Cukup untuk membuat Bunda menangis diam-diam. Cukup untuk membuat seorang Lulu menjadi takut akan harapan. Tapi Ayah tetaplah Ayah. Ayah selalu menampilkan semangat yang sama. Semakin Ayah bersemangat, ketakutan itu semakin nyata.

^*^*^*^*^*^*^*^*^*^

Kalian tahu kan kalau BBI mengadakan event beberapa waktu lalu? Iya, event Secret Santa itu. Nah, buku ini (dan buku See You Again, aku belum selesai membacanya) dikasih oleh Santa-ku yang supeeeer baik. Santa ngasih aku dua buku!! DUA BUKU!! Satu aja aku udah seneng, apalagi dua. Makasih banyak, ya, Santa.

Kenapa buku ini aku jadikan wishlist? Karena ceritanya berkisar tentang hubungan ayah-anak perempuannya. Seperti kalimat pembukaku di atas, kalau anak perempuan kebanyakan (lebih sering) dekat dengan ayahnya. Bahkan ada yang bilang kalau ayah adalah cinta pertama si gadis kecilnya. Aku sangat menyetujui pernyataan itu. Aku sendiri walaupun enggak dekat-dekat banget, tapi memang ngerasa lebih nyaman kalau bareng ayah. Suka nangis enggak karuan kalau menyangkut hubungan ayah-anak yang menyedihkan kisahnya.

Dan, buku ini benar-benar bikin emosi. Sebel banget. Sial! Ayahnya Lulu benar-benar ayah yang baik banget. Perhatiannya, kasih sayangnya, nasihatnya ke Lulu ngena banget di hatiku. Sedih banget ketika Ayah divonis penyakit itu. Aku juga suka interaksi Bunda dan Lulu. Saat momen ibu-anak bukannya membuatku tersedu-sedu, tetapi aku mendapati diriku malah tersenyum. Ah, hubungan yang indah sekali. Apalagi momen saat mereka melihat bintang.

“Nggak semua cerita punya akhir yang bahagia, Lu. Begitu pula hidup. Bahkan, sering kali hidup punya kejutan tersendiri.” (hal. 184)

Dan aku bisa bersimpati dengan karakter Lulu. Bukan hanya sikap dia ke ayahnya yang bikin aku bersimpati, melainkan pemikiran-pemikirannya tentang Karin dan juga Ezra. Ah, iya, alasan mengapa Karin memusuhi Lulu juga bisa masuk nalar aku. Yah, terkadang aku juga berusaha melakukan apa yang Karin lakukan sih, walaupun enggak sampai segitunya.

Eli, entah mengapa aku kurang suka dengan karakternya. Nggak tahu, , tapi kurang suka aja. Mungkin karena awalnya aku pikir, buku ini memang hanya fokus ke keluarga Lulu. Tapi ternyata ada pendukung yang memang harus ada untuk mendukung ceritanya. Tapi, rasanya aku tetap enggak bisa masuk ke karakternya Eli. Tapi aku malah suka karkternya si adik perempuan Eli – yang aku lupa siapa namanya.

Kebanyakan orang menghindari kata ‘mati’ seolah itu adalah hal tabu, hanya karena mereka merasa tak nyaman membicarakannya. (hal. 98)

Secara keseluruhan, aku merasa kalau alurnya sangat lambat (mungkin ini hanya aku saja yang merasakannya) jadi agak sedikit membosankan di awal. Pemikiran-pemikiran Lulu juga sedikit lebih dewasa dari anak-anak remaja sekarang. Mungkin karena dia sudah banyak membaca buku, ya. Tapi aku setuju sih sama pemikirannya.

Di luar ketidaksukaanku terhadap Eli, novel ini bagus. Ada yang bikin senyam-senyum, ada yang bikin pengin nyakar tembok, ada yang bikin nangis sesenggukan. Komplitlah pokoknya.

ratehea

Diikutkan dalam Young Adult Reading Challenge 2016.
Diikutkan dalam Indonesian Romance Reading Challenge 2016.

Banner Posbar 2016

Mari Kita Tebak Santa…

Karena review ini berkaitan dengan event Secret Santa, jadi dalam review ii aku juga diharuskan untuk menebak siapakah yang sudah berbaik hati memberiku novel keren ini.

Mau tahu bagaimana analisis-ku memecahkan riddle yang diberikan Santa? Ah,jangan deh. Serius. Riddlenya sudah aku baca berulang kali tetap saja tidak ada yang bisa dijadikan kata kunci. Sebel, suwer deh. Bukan sebel sama Santanya, enggak sama sekali, tapi aku ngerasa bego banget huhu. Bener-bener clueless. Cuma satu yang aku tahu, kalau Florence itu adalah nama tempat di Italia (atau Perancis, ya? Lupa) atau

merujuk pada seorang pendeta. Selain itu? Nothing.

Jadi, Santa, maafkan aku yang tidak bisa menebak siapa dirimu ini.

Dan, maafkan baru posting sekarang.

Pliiis, Santa. Jangan kapok sama aku yaa, huhu ^_^

SS2015-1-300x300

 

Iklan

4 thoughts on “[#39 Book Review] Happily Ever After [Secret Santa 2015] Tebak Santa

  1. Haiii Rima, kita belum pernah kenalan ya…salam kenal ya. Ini aku Santamu, namaku Althesia Silvia, biasa dipanggil Esi sama teman-teman BBI. Maaf ya kalau Riddlenya bkin kamu sakit kepala hahaha, sebenarnya untuk bisa mecahin Riddle itu perlu blog walking ke semua blog peserta Secret Santa. Harapannya kalau kamu sampai ke tempatku, kamu akan lihat foto bannerku http://althesia.blogspot.com

    Kalo lihat di foto banner blogku, disitu ada deretan buku. Aku bahas satu-satu ya…

    Florence memiliki sebuah arti untuk mereka berdua (dideretan buku itu yang paling tengah adalah Inferno by Dante dan Lady Chatterley’s Lovers by DH Lawrence. Dante itu penulis yang lahir di Florence, sedangkan Lady Chatterley’s Lover pertama kali terbit di Florence. Kalau ketik di google judul-judul itu kamu pasti nemu informasi itu)

    Meski keduanya berasal dari abad yang berbeda, mereka sangat pantas duduk bersanding dipayungi salah satu dari semua jiwa (diatas Inferno dan Lady Chatterley’s Lover itu ada buku Discovery of Witches yang adalah seri pertama dari All Soul Trilogi)

    sambil menikmati komentar-komentar yang dilontarkan oleh si pencipta yang kadang mengundang tawa dan ejekan. Mereka pun menanti komentar tentang diri mereka sendiri, namun hingga kini si pencipta belum punya keberanian untuk memahami mereka. (Nah yang ini hanya clue yang mengarah ke blog sebagai tempat kita mengomentari sebuah buku, tapi sayang aku sebagai penulis blog ini belum pernah mengomentari buku Inferno ataupun Lady Chatterley’s Lover)

    heheehe maaf ya Rima kalau Riddlenya kesusahan 😀

    Suka

    • Whoaaah, Santaku ternyata Kak Esi.. Halo, kak. Salam kenal yaaa..

      Ya ampun, Kak, ternyata kakak juga ada di grup Bajay. Ya Allah, aku ngerasa sebel banget gabisa pecahin riddlenya 😦

      Makasih banyak ya kak.. Buku-bukunya dari Kakak keren semuaaa hehe..

      Suka

  2. Ping-balik: [Wrap-Up Post – April 2016] Indonesian Romance Reading Challenge 2016 | Pink's Review

  3. Ping-balik: [Wrap-Up Post – November 2016] Indonesian Romance Reading Challenge 2016 | Pink's Review

Your Opini?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s