Pink's Review

~ a book blog by ima ~

[#33 Book Review] Sylvia’s Letters

1 Komentar

25247848

Judul : Sylvia’s Letters

Penulis : Miranda Malonka

Penyunting : Wienny Siska

ISBN  : 9786020315256

Tahun Terbit : April 2015

Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Halaman : 200


Sinopsis :
Ada surat-surat yang takkan pernah dikirim. Ada surat-surat yang telah dikirim dan mungkin tak pernah dibaca penerimanya.
Hidup mengajari Sylvia tentang obsesi. Persahabatan mengajarinya tentang masalah. Dan Sylvia yakin semua orang bisa diselamatkan dari masalah hidup mereka.
Hingga ia bertemu dengan Anggara, yang mengajarinya tentang cinta yang melepaskan ikatan. Dan untuk pertama kalinya Sylvia menyadari bahwa ia tidak bisa menjadi penyelamat semua orang.
Terkadang peraturan keselamatan tidak lagi berlaku ketika berkaitan dengan obsesi dan cinta.

Review :

Mungkin, orang paling masokistik di dunia adaah orang yang masih berani mencintai walaupun hatinya tergores -gores dalam. (hal. 37)

Citarani Sylvia menyukai Anggara sejakia melihat penampilan cowok itu dalam sebuah pementasan drama di sekolah. Ia mengungkapkan rasa sukanya melalui surat-surat yang ia tulis, dan tak akan pernah ia kirimkan.

Sylvia hanyalah gadis SMA biasa, dengan permasalahan-permasalahan remaja pada umumnya. Ia sangat peduli dengan masalah yang dihadapi teman-temannya. Andy yang ingin menghapus bayang-bayang kakaknya, Layla yang ingin bekerja part-time, dan Scarlet yang merasa gagal sebagai kakak.

Apa Sylvia begitu senggannya hingga ia sanggup mengurusi masalah orang lain? Apa dia tidak memiliki masalah juga? Jawabannya, tentu tidak. Hanya satu masalah Sylvia, ia terobsesi kurus!

^*^*^*^*^*^*^*^*^*^

Aku tertarik untuk baca novel ini karena, pertama, covernya walaupun simpel tapi tetap eye-catching apalagi dengan dominasi warna merahnya, kedua, menurut review novel ini yang pernah kubaca, tampilan isi novel ini agak beda dengan kebanyakan novel lainnya, yaitu berbentuk surat. Iya, surat, entah itu surat yang ditulis tangan maupun surat elektronik.

Lalu, akhirnya aku mencoba cari novel ini di aplikasi baca, dan syukurlah ada novelnya. Untuk ukuran paperbacknya mungkin bisa dikatakan cukup tipis ya – karena aku baca ebooknya. Aku enggak merasa dikecewakan, malah sebaliknya aku merasa bersyukur karena sudah bisa membaca novel ini.

Sylvia, seperti kebanyakan remaja putri lainnya, pernah menyukai seseorang. Dan ketika kita membaca surat-surat merangkap diary Sylvia, kita bisa ngerasa dekat dengan Sylvia, dengan kesehariannya, dengan imajinasi dia tentang Gara. Sylvia bagiku sangat relatable. Yang berbeda mungkin hanya pemikiran dia yang begitu dewasa.

Hari ini aku sampai pada kesimpulan baru, bahwa sebetulnya semua orang di dunia ini gila, dalam level yang berbeda-beda. Tidak ada orang yang sehat mental seratus persen, tidak dengan kehidupan di Bumi yang carut-marut begini. (hal. 157)

Bagi remaja putri yang terobsesi kurus, apalagi dengan diet yang tidak sehat, seperti tidak makan berhari-hari, kamu wajib baca buku ini. Ada efek negatif dari perbuatan Sylvia yang kepengin kurus. Iya, dia memang mengatakan kalau keinginannya untuk kurus tidak dilandasi alasan apapun, dia hanya merasa melakukan sesuatu yang benar dengan tidak makan. Apa yang akan menimpa Sylvia sebenarnya aku sudah dapat menduganya, hanya saja endingnya tidak seperti yang kuharapkan. Lebih dari apa yang kuharapkan, malah.

Yang aku tidak suka hanya Anggara. Namanya-lah yang disebutkan di awal paragraf, tetapi aku ngerasa dia hanya tempelan. Ya memang dia sebagai salah satu masalah yang muncul dalam hidup Sylvia, tetapi aku ngerasa kurang dapet feel Anggaranya.

Cerita yang menghangatkan sekaligus menyesakkan.

Karena kurasa batas antara naksir dan jijik tipis adanya. (hal. 48)

ratesylviaDiikutkan dalam Indonesian Romance Reading Challenge 2015.
Diikutkan dalamYoung Adult Reading Challenge 2015.

Iklan

One thought on “[#33 Book Review] Sylvia’s Letters

  1. Ping-balik: [Wrap-up Post] Indonesian Romance Reading Challenge 2015 | Pink's Review

Your Opini?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s