Pink's Review

~ a book blog by ima ~

[#26 Book Review] Pintu Harmonika

1 Komentar

17454049Judul : Pintu Harmonika

Penulis : Clara Ng dan Icha Rahmanti

Penyunting : Arief Ash Shiddiq

ISBN : 9786029481204

Tahun Terbit : Maret 2013

Penerbit : Plotpoint

Halaman : 307

=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=

Sinopsis :
Dijual cepat: S U R G A!

Punyakah kamu surga di Bumi, tempatmu merasa bebas, terlindungi dan… begitu bahagia hanya dengan berada di situ?

Rizal, Juni, dan David menemukan surga lewat ketidaksengajaan; Buka pintu harmonika, berjalan mengikuti sinar matahari, dan temukan surga. Surga yang tersembunyi di belakang ruko tempat tinggal mereka.

Walau mereka berbeda usia dan tidak juga lantas bermain bersama, surga membuat mereka menemukan bukan hanya sahabat, tetapi juga saudara dan keluarga. Ketika surga mereka akan berakhir, semangat mempertahankannya membawa mereka pada sebuah petualangan lewat tengah malam. Apa pula hubungannya dengan pencitraan Rizal, masalah Juni di sekolah dan bulu hitam misterius yang berpendar cantik temuan David serta suara-suara misterius di atap rukonya?

*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^

Review :

Dijual cepat : S U R G A!

Apakah kalian punya surga?

Di tempat tinggal Rizal yang baru, ia menemukan sebuat tempat penuh ilalang di belakang rukonya. Di tempat itulah segala emosi berkecamuk di dada Rizal, hingga akhirnya ia bisa menangisi kepergian mamanya. Tempat itu hanyalah sebuah tempat yang tak terawat, tapi ditempat tersebut Rizal menemukan ketenangan. Dan disitulah semua awal terjadi.

Tapi kali ini hati gue mulai hangat kaarena saat itu gue tahu gue sudah menemukan surga gue di sini, lengkap dengan malaikatnya. Tanah kosong itu entah milik siapa . Tapi, di dalam hati gue, itu kepunyaan gue dan David. — Rizal. (hal. 13)

Ia bertemu David Edogawa, anak pemilik toko kue yang sangat menyukai baca cerita-cerita seputar detektif. Dan mamanya pulalah pencetus id ekue malaikat yang enak itu. Dari David, ia berkenalan juga dengan seorang anak perempuan bernama Juni, korban bullying di sekolahnya karena ia sangat pintar.

Lalu suatu ketika di depan surga ada sebuah papan yang ditancapkan. Papan itu menandakan bahwa tanah kosong itu akan dijual. Akankah mereka bertiga diam saja?

^*^*^*^*^*^*^*^*^*^

Nggak cuman surga yang membuat perasaan jadi campur aduk, tapi cerita ini juga.

Buku yang diceritakan dari tiga sudut pandang si tokoh utama, Rizal Zaigham Harahap, Juni Shahnaz dan David Edogawa Hadijaja. Karena diceritakan dari banyak sudut pandang, semua masalahnya seperti dilengkapi penceritaannya. Nggak bolong-bolong dan akhirnya mengerti oh, ini begini ya. Semacam itulah.

Butuh kekuatan seorang mahahebat sehingga bisa tetap tersenyum walaupun disakiti oleh anak sendiri. — Rizal. (hal. 119)

Yah, aku mengakui kalau aku ngefans sama Rizal! Gimana dong, diluar dia yang nggak suka pencitraan, Rizal orangnya lucu, kocak, nyeleneh, dan tentu saja, ganteng. Hahaha. Iya, itu bukan pencitraan kok, hihi.

Aku heran, kenapa ya, semakin besar rasanya hidupku bertambah rumit. –Juni. (hal. 169)

Masalah bullying yang diangkat di buku ini itu karena si korbannya pintar dan itu dimanfaatkan oleh orang-orang yang ngerasa punya kuasa tapi bego. Iya, Juni itu pintar, dan tertutup, jadilah dia korban yang enak untuk di bully. Tapi, setelah dia berhasil keluar dari lingkaran pembullyan, dia malah ngerasa harus balas dendam, walaupun itu nggak sesuai dengan yang diinginkan hati kecilnya.

Oh, tidak. Ngebahas David ngebuat aku ngerasa nyesh lagi deh. Plot twistnya itu ya di bagian David. Kita akan tahu bagaimana ‘surga’ terjadi. Dan di bagian David pula yang, ya ampun David kenapa harus dirimu? Dari awal-awal baca bagian David, aku mulai ngerasa ngga enak gitu, eh pas tebakanku bener, Ya Allah sedihnyaaa. Hiks.

Di kaver bukunya tertulis ‘SEGERA DIFILMKAN’, tapi sampai sekarang aku nggak tahu ada filmnya, masa. Aku yang kudet atau gimana ya? Haha. Tapi setelah searching, tetep aja akunya nggak ngeh kalau film itu pernah ada, haha.

Kalau sekarang kan jamannya buku yang difilmkan, kalau Pintu Harmonika ini kebalikannya. Novel inilah yang mengadaptasi suatu skenario film yang disutradarai oleh Ilya Siga, Luna Maya, dan Sgi Wimala.

“Nggak nyangka, pindah ke ruko  di sini membawa berkat untuk kita bertiga.” Rizal mendengus. Dia menoleh ke deretan ruko yang berada di depan. Pintu-pintu ruko itu tertutup, secara jelas berbentuk seperti alat musik harmonika yang siap dimainkan. Tidak heran namanya pintu harmonika. (hal. 277)

Rekomen sekali buat kalian-kalian yang mau ketawa, kesel, dan nyesek saat baca satu buku.

ratephDiikutkan dalam Indonesia Romance Reading Challenge 2015.
Diikutkan dalam Young Adult Reading Challenge 2015.
Iklan

Penulis: andinarima

Penyuka Pink. Penyuka Buku. _Pink's Review_ http://myminilibrary.wordpress.com

One thought on “[#26 Book Review] Pintu Harmonika

  1. Ping-balik: [Wrap-up Post] Indonesian Romance Reading Challenge 2015 | Pink's Review

Your Opini?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s