Pink's Review

~ a book blog by ima ~

[#25 Book Review] Montase

1 Komentar

16300774Judul : Montase

Penulis : Windry Ramadhina

Penyunting : Ayuning dan Gita Romadhona

Proofreader : Christian Simamora

ISBN : 9789797806057

Tahun Terbit : Desember 2012

Penerbit : Gagasmedia

Halaman : 368

=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=

Sinopsis :
Aku berharap tak pernah bertemu denganmu.
Supaya aku tak perlu menginginkanmu, memikirkanmu dalam lamunku.
Supaya aku tak mencarimu setiap kali aku rindu.

Supaya aku tak punya alasan untuk mencintaimu.
Dan terpuruk ketika akhirnya kau meninggalkanku.

Tapi…,
kalau aku benar-benar tak pernah bertemu denganmu, mungkin aku tak akan pernah tahu seperti apa rasanya berdua saja denganmu. Menikmati waktu bergulir tanpa terasa.
Aku juga tak mungkin bisa tahu seperti apa rasanya sungguh-sungguh mencintai…
dan dicintai sosok seindah sakura seperti dirimu.

*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^

Review :

((Tadinya mau nulis kalau novel ini merupakan karya Mbak Windry pertama yang kubaca, tapi setelah lihat di daftar goodreads ternyata ada London: Angel terlebih dahulu, nggak jadi deh)) Ini novel karya Mbak Windry yang lebih aku suka daripada serial Setiap Tempat Punya Cerita ‘London: Angel’. Karena aku lupa bagaimana gaya kepenulisan serta isi cerita London, tetapi gaya bercerita Mbak Windry di Montase sangat aku sukai. Nggak berat-berat banget bahasanya buat aku ((apalagi bacanya di sekolah, di tengah tumpukan tugas))

Cerita ini berakhir dengan bahagia, walaupun sebelum epilog ada adegan yang cukup menyesakkan dada. Aku pernah merasakan apa yang dirasakan Rayyi. Kehilangan seseorang yang begitu dekat denganku, awalnya aku tidak mau memercayainya tapi kenyataannya memang begitu. Dan pas adegan merayakan ulangtahun itu, aku jadi benar-benar teringat dengan sahabatku yang sudah pergi. Aku dan teman-temanku yang lain juga sempat merayakan ulangtahun sahabatku itu untuk yang terakhir kalinya. Sedih pasti ya, tapi kita harus melanjutkan hidup.

Dan, saat ini mereka berdampingan, menciptakan pemandangan yang janggal sekaligus… menarik. (hal. 103)

Dan Haru menginginkan Rayyi untuk melepaskan kenangan mereka berdua.

“Karena itu, Rayyi, kenangan yang kau bawa serta bersama sekotak mochi dan sebotol sake tadi sudah saatnya kau lepaskan. Tidak mudah, memang, dan butuh waktu. …” (hal. 348)

Entah itu pemikiran penulisnya atau bukan, keprihatinan–atau bahkan kesinisan Rayyi terhadap pekerjaan ayahnya memang betul adanya. Aku sependapat bahkan dengan Rayyi, apalagi sekarang, duh rasanya tontonan di televisi kita nggak ada yang bener deh. Namun, kalau dilihat dari sudut pandang sang ayah, akupun setuju. Kalau kita mengikuti idealisme, mau makan apa para sineas tersebut?

Tapi untunglah Rayyi tetap pada pendiriannya. Dengan bantuan Samuel Hardi, dan juga Haru, Rayyi bisa mengejar impiannya dan membuktikan pada ayahnya kalau film dokumenter juga dapat menaikkan namanya.

Perempuan memang tidak bisa diajak berpikir jernih jika menyangkut perihal lelaki. Dalam situasi ini, kepala mereka dipenuhi kabut merah muda bernama dopamine yang meracuni sel-sel kelabu mereka dengan berbagai ide romantis yang absurd. (hal. 143)

Ah iya, aku kepikiran ini masa. Karena Samuel Hardi berperan besar terhadap kehidupan Rayyi setelah kabur dari rumahnya, jadi kisah cinta Samuel dan Bev dilacarkan tanpa hambatan. Yah, kan Samuel dianggap Rayyi sebagai lelaki brengsek tapi dia dan Bev tetap bersama walaupun pada akhirnya berpisah juga.

Intinya aku suka Montase, dan mulai melirik novel-novel karya Mbak Windry dan terbitan Gagasmedia. Karena sebelumnya, aku kurang tertarik sama novel-novel gagas sih hehe, soalnya nuansanya sedih melulu kayaknya.

ratemon

Diikutkan dalam Indonesia Romance Reading Challenge 2015.
Diikutkan dalam Young Adult Reading Challenge 2015.
Iklan

Penulis: andinarima

Penyuka Pink. Penyuka Buku. _Pink's Review_ http://myminilibrary.wordpress.com

One thought on “[#25 Book Review] Montase

  1. Ping-balik: [Wrap-up Post] Indonesian Romance Reading Challenge 2015 | Pink's Review

Your Opini?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s