Pink's Review

~ a book blog by ima ~

[#19 Book Review] Tentang Kita

1 Komentar

25392959Judul: Tentang Kita

Penulis: Reda Gaudiamo

Penyunting: Herlina P Dewi

Proofreader: Weka Swasti

ISBN: 9786027572379

Tahun Terbit: April 2015

Penerbit: Stiletto Book

Sinopsis:
Kumpulan cerpen Reda Gaudiamo ini ditulis dalam rentang waktu yang cukup panjang: dari akhir 1980-an hingga 2014.

Warna dari masa ke masa cukup terasa pada beberapa cerpen. Tetap ada satu hal penting yang mengikat satu cerpen dengan cerpen yang lain: semua berkisah tentang keseharian, tentang hati, dan cinta manusia biasa.

Reda Gaudiamo sudah suka menulis sejak SD, namun berani mengirimkan tulisannya ke media massa ketika zaman kuliah karena perlu tambahan uang jajan. Lulusan Sastra Prancis & Magister Komunikasi FISIP UI ini pernah bekerja di berbagai biro iklan dan media cetak, seperti Gadis, Mode, Hai, dan Cosmopolitan.

Tahun 2008 – 2011, Reda menjadi publisher 7 majalah lifestyle Kompas Gramedia. Di waktu luangnya, ia giat bermusik, menyanyikan puisi Sapardi Djoko Damono bersama Ari Malibu dalam grup AriReda.

*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*

Review:

Iya, karena novel ini adalah kumpulan cerpen, enggak mungkin aku bikin ringkasan cerita tanpa memberikan spoiler. Makanya, aku hanya akan memberikan kesanku terhadap beberapa cerpen di dalam buku ini.

Buku ini memuat sebanyak 17 cerpen karya mba Reda Gaudiamo. Sebelumnya, aku belum pernah membaca karya-karya beliau. Buku ini pun aku dapatkan dari Buntelan BBI yang bekerjasama dengan penerbitnya, Stiletto Book. Terimakasih banyak ya!

Nah, mari kita bahas isinya.

  • Ayah, Dini, dan Dia

“Kalau Ayah tetap begini, saya juga tak mau mundur. Tak usah terkejut kalau suatu hari nanti saya akan menikah dengan Yos.” (hal. 11)

Cerpen ini berkisah tentang seorang keluarga yang telah kehilangan istri dan ibunya. Ayah dan Dini sangat menyukai hujan. Suasana yang dibawa hujan. Ayah dan Dini juga menyukai seni. Tetapi Ayah tidak menyukai Dini untuk mencintai dunia seni melebihi dirinya, bahkan menyamaipun tidak. Dan Ayah tidak menyukai pilihan Dini, kekasihnya. Karena Ayah punya ketakutan akan itu.

Aku bersimpati dengan karakter Ayah, dan aku paham alasan ayah. Laki-laki punya pride. Harga diri. Kebanggaan. Dan Ayah udah mengalami itu, jadi dia tidak mau Dini maupun kekasihnya mengalami hal yang sama. Dan karena aku sangat sayang dengan ayahku sendiri, dan lagi baper banget, jadi cerpen ini sangat menohok hati. Tentu saja pada bagian klimaksnya.

  • Mungkin Bib Benar

Biasanya aku paling kesal mendengar Bib bicara panjang lebar tak bertepi begini. Tapi sekali ini aku tak berminat untuk membantahnya. (hal. 25)

Sungguh, aku tercengang dengan cerita ini. Bagaimana tidak, cerita ini diceritakan melalui sudut pandang binatang peliharaan. Dan lagi-lagi ceritanya menohok hati.

Diceritakan sebuah keluarga, dengan ibu dan anak-anaknya. Anak-anaknya yang selalu saja sibuk dengan urusannya masing-masing, hingga tidak sempat membantu sang ibu. Tapi semua terlambat, ketika mereka menyesali keputusan untuk acuh terhadap ibu mereka sendiri.

Ah, suwer deh ceritanya cukup simpel, tapi sudut pandagnya itu loh. Tapi, kukira tadinya kucing, hehehe.

  • Si Kecil

Satu lagi cerita yang berhasil ngebuat hatiku sesak. Cerita tentang seorang anak laki-laki – pengemis di jembatan penyeberangan, yang berkaki cacat dan berhasil menarik perhatian si suami. Sejujurnya, pemikiran istrinya logis sih. Kita enggak bisa percaya ke sembarangan orang. apalagi pengemis, yang siapa tahu punya seseorang di belakangnya. Bisa-bisa kalau anak itu masuk ke rumah mereka, apa nggak mungkin terjadi sesuatu yang tak diinginkan? Oke, ini namanya terlalu curiga juga, dan enggak baik.

Namun, ternyata Tuhan berkata lain. Si Kecil itu berhasil mengambil hati si istri. Tapi, ketika si istri itu ingin melakukan hal baik, seperti suaminya, anak itu sudah tidak ada di jembatan.

Cerita yang berakhir tragis sih. Nyesek juga bacanya.

^*^*^*^*^*^*^*^*^*^

Yap, cuman tiga cerpen yang aku bahas. Bukan berarti hanya tiga cerpen itu aja yang menarik buatku. Sejujurnya, masih banyak sih cerpen-cerpen di buku ini yang keren, yang beda dari tipe cerita yang pernah kubaca. Hanya saja kalau kebanyakan nanti malah jadi aku membocorkan keseluruhan isi cerita, dong? Enggak seru, kan.

Kesanku setelah membaca buku ini tuh, ya ampun ceritanya sederhana tapi kenapa ngena banget di hati ya? Seriusan. Ceritanya berputar di kehidupan sehari-hari. Dan mungkin kalian-kalian ada yang pernah mengalaminya. Tapi ya itu, terkadang endingnya tetap saja mengejutkan.

Dan lumayan banyak yang endingnya bawa-bawa kematian.

Sesuai dengan covernya. Itu coklat cha-cha kan? Yang warna-warni gitu. Kayak hidup, kita enggak selalu merasa senang ataupun sedih. Kita juga pasti pernah marah, kesal, benci, nyumpahin orang dan segala macamnya. Hidup tuh warna-warni, penuh kejutan. kayak coklat cha-cha.

Tapi, di sinopsis belakang buku bilang cerpen ini dibuat dalam jangka waktu 1980-an hingga 2014. Jujur aja sih, aku enggak ngerasa ada bedanya, dari jaman 80-an sampai sekarang. Ceritanya sama aja. Enggak ada yang bedanya suasananya. Apa mungkin karena aku juga lahir di akhir tahaun 90 ya? Jadi, enggak terlalu kerasa perubahan eranya.

2015-08-18 07.52.01

Keseluruhannya, aku rekomendasiin novel ini ke kalian, yang suka bacaan ringan tentang kehidupan.

UntitledDiikutkan dalam Indonesia Romance Reading Challenge 2015.
Iklan

Penulis: andinarima

Penyuka Pink. Penyuka Buku. _Pink's Review_ http://myminilibrary.wordpress.com

One thought on “[#19 Book Review] Tentang Kita

  1. Ping-balik: [Wrap-up Post] Indonesian Romance Reading Challenge 2015 | Pink's Review

Your Opini?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s