Pink's Review

~ a book blog by ima ~

Timbunan: Musibah atau Keberuntungan?

1 Komentar

Kan, aku baru resmi jadi anggota Blog Buku Indonesia alias BBI alias Bebi itu tanggal 3 Mei 2015 dengan nomor anggota yang cantik 1505300 Cantik, kan nomor anggotanya? Mudah dihapalin.

Nah, sebelumnya aku tuh maju-mundur cantik buat daftar jadi anggota BBI, abis kayaknya untuk komitmen buat mereview tuh aku belum bisa. Belum terbiasa juga sih buat nge-review. Review pertama aja aku buat dalam waktu dua-tiga minggu. Padahal novelnya aku baca ulang (buat nyari quotes yang bagus) dan isinya sudah lumayan nempel, tapi buat nyari kalimat pertamanya aja aku butuh beberapa hari. Sampe aku pikirin pas lagi bengong. Duh, kayak kebawa stres gitu.

Yah, aku emang rada susah sih buat memulai sesuatu. Tapi setelah review pertama berhasil dibuat, aku senaaaang luar biasa. Ada perasaan lega. Dan aku malah ketagihan, haha. Selalu terjadi. Mulainya yang susah, tapi kalau udah selesai malah ketagihan.

Sebenarnya sih yang mau aku ceritain itu soal timbunannya, jadi ngelantur kemana-mana deh.

Yaudah, mari kita balik ke topik utama, timbun-menimbun. Kan, sebelum memutuskan untuk masuk menjadi anggota BBI, aku blog-walking ke blog-blog buku yang lain, sebut saja Dinoy’s Book Review, Kubikel Romance, Bookie-Looker, dan masiiiih banyak lagi. Nah, terkadang mereka-mereka itu ngomongin soal timbunan. Apalagi ada tantangan membaca bertajuk 2015 Joglosemar: Tantangan Babat Timbunan yang dihost oleh Kumpulan Sinopsis Buku.Nah, aku penasaran, apa sih timbunan itu? Setelah cari-mencari, akhirnya aku tahu apa itu timbunan. Yaitu buku-buku yang dipunya (entah make uang sendiri, ataupun hadiah) tapi belom dibaca. Dan menurut kakak-kakak blogger itu, timbunan itu suatu penyakit bagi para pecinta buku yang wajib diwaspadai.

Yah, menurut mereka itu hal yang patut diwaspadai sih, tapi waktu itu aku malah kepengin punya timbunan. Rasanya aku jadi punya banyak novel-novel deh. Menyenangkan melihat tumpukkan novel-novel baru itu.

Eh tapi ternyata, sepertinya aku mulai merasakan dampak negatifnya, deh. Alhamdulillah, Allah membuatku bahagia dengan cara yang sederhana. Yang pertama aku menang giveaway di blognya Kak Dini, lalu mendapat hadiah dari Knit Talknya Ice Cube dan dapet buntelan dari BBI :d Ya Allah, betapa senangnya aku, mendapatkan novel baru yang gratiiiis. Selain itu, kakakku yang menyebarkan virus baca ini juga beli novel-novel baru, ada Dilanku Tahun 1991, The Chronicles of Audy: 4/4 dan sekarang dia lagi PO bukunya aMrazing yang terbaru. Ada berapa tuh yang ngatri dibaca? Kalau menilik dari goodreadsku sih, aku lagi baca tiga buku (Fangirl, Dilanku 2, dan Ocean Breeze) tapi jujur aja baca Fangirl membuatku bosan, jadi progress bacaku bisa dikatakan melambat.

Nah, progress membaca yang melambat ternyata disertai dengan keberuntunganku. Entah ini dinamakan musibah atau ‘keberuntungan’. Yah, walaupun masih kurang dari sepuluh buah, tetap saja rasanya aku kewalahan >< Tapi, aku tetap mensyukuri nikmat Allah ini.

Aku senang, sekaligus takut.

Iklan

Penulis: andinarima

Penyuka Pink. Penyuka Buku. _Pink's Review_ http://myminilibrary.wordpress.com

One thought on “Timbunan: Musibah atau Keberuntungan?

  1. Wahh, senangnya udah gabung ke BBI. Baru-baru ini aku daftarin blog buku aku buat gabung sama BBI. Tapi belum diapprove.

    Btw, kalo aku sih seneng-seneng aja punya timbunan. Ada stok bacaan. Malah sedihnya kalo udah habis stok buku yang mau dibaca. Berasa nelangsa aja gituu. hihiiii

    Suka

Your Opini?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s