Pink's Review

~ a book blog by ima ~

[#12 Book Review] Zero Class #2: Revelation

3 Komentar

zc2Judul : Zero Class #2: Revelation

Penulis : Pricillia A. W.

Editor : Dini Novita Sari

ISBN : 9786020309088

Tahun Terbit : Oktober 2014

Bahasa : Indonesia

Penerbit : Gramedia Pustaka Utama (Teenlit)

Halaman : 296

=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=

Sinopsis:
Pertempuran babak kedua dimulai!
Gita optimistis akan memenanginya karena memiliki tiga senjata ampuh: sederet keberhasilan yang diraih pada pertempuran sebelumnya, kekompakan anak 11 IPS 4, serta Nathan yang mulai percaya padanya.
Tapi siapa sangka, gempuran dari kubu musuh makin bertubi-tubi, membuat pertempuran kali ini lebih berliku, memusingkan, dan meninggalkan perih. Guna menjauhkan Gita dari sasaran musuh, Nathan dan Radit memutuskan bekerja sama. Namun, rupanya ada seseorang yang lebih dulu menjaga Gita, seseorang yang berjanji melindungi Gita apa pun risikonya.
Celakanya, banyak korban berjatuhan. Persis setelah serangan terakhir diluncurkan, terkuaklah sepenggal masa lalu yang kemudian memetakan konflik tak masuk akal ini dengan jelas hingga semua orang memikirkan ulang apa yang selama ini mereka musuhi: Terjebak di kelas penuh kesialan atau… tanpa sadar dimanfaatkan seseorang untuk membalas dendam?

*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*

Review:

Sekembalinya Gita dari liburan akhir tahun, ia kembali dihadapkan pada realita berupa permasalahan di kelas 11 IPS 4. Pertempuran di babak kedua ini lebih banyak menguras tenaga dan juga pikiran Gita.

Di babak kedua ini, permasalahan tak lagi hanya melibatkan nama 11 IPS 4, tapi langsung ke para anggotanya. Sebut saja Kenya yang akan dituduh membully salah satu adik kelas. Atau bahkan yang lebih parah ada Bimo dan Lia. Kesalahpahaman terus berlanjut hingga mempertaruhkan nama 11 IPS 4 di mata seluruh penduduk SMA Nusa Jaya.

Lambat laun Nathan percaya Gita dapat menganalisis sendiri masalah yang selama ini mengubah dirinya menjadi orang asing di mata cewek itu. Jika diberikan kesempatan bercerita langsung, Nathan ingin Gita mendengarnya dengan netral. Tanp terkontaminasi situasi apa pun di sekelilingnya. (hal. 16)

Selain itu, kebimbangan Nathan juga semaki menancapkan paku ke hati Gita. Kebimbangan Nathan untuk menceritakan seluk-beluk permasalahan ini pulalah yang membuat pandangan Gita terhadap Nathan berubah. Mereka akhirnya terpisahkan akibat adanya jembatan kesalahpahaman.

“Ada yang manfaatin kita dan ngancurin kita pelan-pelan, Di!” (hal. 265)

Namun akhirnya terkuaklah siapa dalang dari permasalahan yang menimpa 11 IPS 4 yang menggunakan pertikaian antara Nathan dan Radit. Target yang sebenarnya hanyalah satu.

Dapatkah Nathan-Gita-Radit menguak siapa dalang di balik itu semua? Dan siapakah sebenarnya target yang diincar orang tersebut hingga memunculkan 11 IPS 4?

^*^*^*^*^*^*^*^*^*^

Sebeeeel pokoknya! Tekanan batin banget baca sekuelnya Zero Class ini.

Konfliknya makin riweuh, benar-benar menguras pikiran banget deh. Apalagi sama tersangka, rasanya tuh pengin bejek-bejek orangnya! Kak Pricillia ini benar-benar sukses buat aku ketar-ketir sekaligus penasaran apa sih inti permasalahan yang sebenarnya.

Udah masalah diskriminasi belom kelar, masalah hati pun mulai bermunculan.

Oke, fix lah ini, Radit minta dipacarin banget. Suwer! Romantis dengan caranya sendiri. Setidaknya dia muncul sebagai salah satu hal yang manis di buku ini. Yah kalau udah ada adegan dimana Radit bakalan manis banget aku pasti senyam-senyum ga jelas.

Oh, yes. Awalnya aku kesel sih dengan kemunculan pemain baru itu. Takut membuat perhatian Gita teralihkan dari Radit. Eh tapi ternyata dia ada hubungan dengan si dalang.

Seperti kebiasaan mereka dulu untuk saling melindungi, kali ini Arfa juga akan melindungi milik Andro agar tak tersentuh oleh siapapun. (hal. 275)

Nah, kalimat di atas bener-bener bikin kembang-kempis. Pasti deh di buku ketiga bakalan lebih menegangkan lagi adegan pertumpahan darahnya.

“Masalah itu nggak melulu datang dengan wujud besar. Kalau lo cermat menemukan sudut yang lebih tinggi untuk melihatnya, semuanya akan terlihat kecil. …” (hal. 179)

Setidaknya kehadiran tokoh baru itu dapat membantu Gita saat ia benar-benar buntu mencari jalan keluar. Terkadang berada di dekat orang itu, membuat Gita melihat dari sudut pandang yang berbeda.

Aku baru tahu kalau Zero Class ini akan ada buku ketiganya saat membaca halaman akhir buku kedua ini. Kalau buku keduanya baru terbit Oktober tahun lalu, berarti Zero Class ketiga kapan dong? Kudu sabar sih nunggunya.

Oh, iya. Aku baca Zero Class ini entah kenapa kayak ngerasa beberapa novel yang digabung jadi satu. Entahlah, kayak pernah menemukan beberapa adegan (sedikiiit kok:)) yang ini di novel itu, yang itu di novel ini. Gitu sih. *aku engga bilang kalau plagiat, cuman mau ngasih tahu aja sih, hehe*

zcrateLima bintang untuk semua konflik yang bikin ketar-ketir.

Diikutkan dalam Indonesia Romance Reading Challenge 2015.

Diikutkan dalam Young Adult Reading Challenge 2015.

Diikutkan dalam Tantangan Membaca 2015: Buku-Buku ‘Karya’ Dini Novita Sari.

Iklan

Penulis: andinarima

Penyuka Pink. Penyuka Buku. _Pink's Review_ http://myminilibrary.wordpress.com

3 thoughts on “[#12 Book Review] Zero Class #2: Revelation

  1. Ping-balik: [SNEAK PEEK] Review Di Bulan Juni | Pink's Review

  2. Ping-balik: [Wrap-up Post] Indonesian Romance Reading Challenge 2015 | Pink's Review

  3. Ping-balik: [Wrap-up Post] Young Adult Reading Challenge 2015 | Pink's Review

Your Opini?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s