Pink's Review

~ a book blog by ima ~

[#8 Book Review] Jerawat? Gue banget!!!

2 Komentar

JGBJudul: Jerawat? Gue Banget!!!

Penulis: Mya Ye

ISBN: 978-979-22-4328-4

Tahun Terbit: Februari 2009

Bahasa: Indonesia

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama (Teenlit)

Halaman: 240

=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=

Sinopsis:
Ada satu bagian tubuh yang paling dibenci Kiki: mukanya. Karena di situlah jerawat-jerawatnya betah bersemayam selama ini.
Duh, kenapa sih mukanya harus berjerawat? Ongkos pengobatan jerawat kan mahal, apalagi hidupnya pas-pasan. Dia harus kerja sambil kuliah.
Untung dia punya tiga sahabat yang baik, yang membantunya mengatasi masalah jerawatnya. Menurut pengamatan mereka, jerawat Kiki muncul akibat stres. Dan stres bisa hilang kalau dia punya pacar… Cowok mana yang mau dengan cewek yang mukanya penuh dengan “gunung-gunung kecil” begini?

*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*^*

Review:

Bermula dari Kiki, seorang mahasiswi yang sangat tidak menyukai wajahnya yang berjerawat. Tiap hari ia pasti akan mengeluh mengenai jerawatnya itu. Kepada ketiga sahabatnya (Nancy, Rita, Donna), kepada sesama karyawan di Cafe Oranye.

Ketiga temannya menganalisa bahwa Kiki berjerawat karena stres, maka dari itu mereka menyarankan Kiki untuk punya pacar. Kebetulan Kiki lagi menyukai seorang mahasiswa di kampusnya yang juga seorang anak band, Adri. Menurut Nancy, Adri ini terlalu lembut untuk jadi seorang anak band beraliran rock, tipikal cowok metroseksual pula. Tapi, karena cowok ini disukai Kiki, mau tak mau mereka harus menyiapkan strategi jitu untuk memikat Adri.

Namun tak dinyana, Adri tidak suka dengan Kiki. Kiki pun patah hati. Selain ketiga sahabatnya, Kiki juga menceritakan hal itu kepada Oka, teman di cafe Oranye. Kiki dan Oka kalau bertemu pasti ada saja hal yang mereka ributkan, rival banget deh. Tapi kadang sisi baik Oka juga muncul apabila Kiki membutuhkan teman curhat.

Eh, tapi, ketika Adri kembali mendekati Kiki, Oka tak terima dengan pilihan Kiki. Sudah disakitin, dikecewain, tapi kok masih mau di PHP-in. Tapi mengapa Adri malah bertanya tentang Donna, ya? Apa Adri jatuh cinta kepada Donna? Lalu bagaimana nasib Kiki? Ditolak lagi?

^*^*^*^*^*^*^*^*^*^

Novel ini dibonusin oleh sista penjual novel bekas di instagram (onikabuku). Baik banget, kan? Padahal aku cuman beli dua aja, eh dibonusi satu. Yaudah, sebagai pecinta novel akunya ga nolak dong, hihi.

Sebelumnya aku juga udah pernah baca novel ini waktu SMP, tapi ya gitu, terlupakan, hehe.

Ceritanya standar sih menurutku, benci jadi cinta. Dan karena aku mereview setelah membaca banyak novel yang menggunakan bahasa baku sesuai EYD, membaca novel ini jadi kurang gimanaaa gitu. Tapi kalau di review waktu pertama kali baca mungkin akan beda isi reviewnya.

Untuk karakter nih aku mau jabarin sedikit.

Kiki, orangnya minderan, terlalu pesimis dan sebal banget sama jerawatnya.

Sekarang berdampingan dengan Nancy rasanya jadi mirip kisah si Cantik dan si Buruk Rupa. (hal. 13)

Dan untuk kesekian kalinya, Kiki iri pada sahabat baiknya itu. Hidup ini kok sepertinya tidak adil sekali. Kenapa ada orang yang begitu sempurna? Dan kenapa ada orang yang hidupnya seperti aku? (hal. 16)

Adri, cowok metroseksual yang demen facial, anak band rock tapi penampilan terlalu ‘kemayu’.

Alamak! Ampun deh gue! Ternyata dia tipe cowok centil juga. Metroseks banget. Apa memang lagi trend yang kayak gitu? Duh, apa kata Nancy, ya? Abis deh gue dihina-dina! (hal. 78)

Oka, karyawan di Cafe Oranye, baik tapi kadang suka jahilin Kiki, apalagi kalau udah ngomentarin jerawat Kiki, duh.

Oka mengangguk. “Silahkan. Tapi kalau lo butuh tempat cerita, lo boleh curhat sama gue. Kapan pu. Oke?” (hal. 121)

Nancy, Kiki selalu iri dengan sahabatnya ini. Anak orang kaya, kuliah di Jakarta, cantik, yang terpenting muka mulus. Tapi karena itulah Nancy sering menghina orang lain. Jujur sih, tapi kata-katanya nyelekit.

“Nan! Berhentilah menghina!” (hal. 12)

Donna, teman Kiki yang paling baik, kuliah di Bandung, dia selalu bisa jadi teman curhat yang enak, lemah lembut.

Rita, nah untuk Rita sepertinya kurang diperdalam karakternya, cuman dia kadang kalau soal menjahili orang selalu seia-sekata dengan Nancy.

Jujur, aku bingung mau nulis apa lagi. Jadi aku nulis typo yang aku temukan di buku ini aja, ya.

Di hal. 187 paragraf kedua. Kemudian dipandanginya Adri dengan mata membulat. Padahal Kiki lagi ngomong sama Oka, deh. Kenapa jadi Adri, ya?

 

Dan saat aku membaca novel ini, antara pikiran Kiki dan narasi utama yang menggunakan sudut pandang orang ketiga ini tidak dibedakan. Jadi bingung. Biasanya sih, kalau pikiran tokoh di italic.

Dan, dalam percakapan di novel ini, sering banget menegaskan judul novel ini. Semisal, “Jerawat? Kiki banget deh!!” engga cuman satu malah, beberapa kali.

jgbrateYah, aku memberikan dua bintang untuk novel ini.

Diikutkan dalam Young Adult Reading Challenge 2015
Diikutkan Indonesia Romance Reading Challenge 2015
Iklan

Penulis: andinarima

Penyuka Pink. Penyuka Buku. _Pink's Review_ http://myminilibrary.wordpress.com

2 thoughts on “[#8 Book Review] Jerawat? Gue banget!!!

  1. Ping-balik: [Wrap-up Post] Indonesian Romance Reading Challenge 2015 | Pink's Review

  2. Ping-balik: [Wrap-up Post] Young Adult Reading Challenge 2015 | Pink's Review

Your Opini?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s